Sambutan Dekan FSRD ISI Surakarta

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

  Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita masih diberikan kesehatan dan bisa menyaksikan pameran seni rupa dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-70 Prof. Dr. Dharsono, M.Sn. Pameran ini terselenggara berkat kerjasama yang baik antara Fakultas Seni Rupa dan Desain, Program Studi Seni Rupa Murni, Yayasan Konservasi Budaya Nusantara (YKBN), UPT Audio Visual, dan IDE Studio. Pameran seni rupa ini dengan tajuk “REFLEKSI 70th EYANG DHARSO”, menyajikan karya-karya perjalanan estetik “Eyang Dharso” dalam berkarya. Pameran ini diikuti juga oleh para mahasiswa, kolega, alumni, dan peserta dari luar negeri. Pameran ini diselenggarakan dengan dukungan teknologi multiplatform: 3D animation, 3600 video, dan virtual reality (VR), sebuah format baru yang masih jarang ada di Indonesia. Pameran dengan format ini, mengingat masih berlangsungnya pandemi di Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya. Selain pameran virtual, juga diselenggarakan sarasehan seni.

  Prof. Dr. Dharsono, M.Sn yang oleh para mahasiswanya sering dipanggil “Eyang Dharso” merupakan dosen Program Studi Seni Rupa Murni sekaligus merupakan satu-satunya Guru Besar yang dimiliki oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta. Bagi kami, Eyang Dharso merupakan sosok yang terkadang bisa menjadi Teman, Guru, dan sekaligus Eyang. Sebagai teman, mampu mendorong dan memberikan dukungan untuk senantiasa produktif, kreatif, dan terus maju mencapai cita-citanya. Sebagai guru, mampu membimbing, memotivasi, dan memberikan semangat serta membuat situasi kondusif. Prof. Dhar juga mampu memberikan prakarsa dan ide-ide segar yang mampu membuka wawasan bagi para mahasiswanya. Forum-forum diskusi yang beliau selenggarakan dengan mahasiswa dalam suasana santai, nyaman, kekeluargaan, namun tetap serius. Dan sebagai Eyang, dapat memberikan teladan dan contoh tindakan yang baik, dan tidak boleh ragu bertindak untuk mengembangkan ilmu dan keilmuan seni sesuai dengan kaidah keilmuan. Karakter sebagai Eyang yang tanpa pamrih memberi perhatian dan kasih sayang dan curahan perhatian terhadap mahasiswanya yang terkadang melebihi orang tuanya, merupakan bentuk perhatian terhadap mahasiswa agar mampu dengan cepat menyelesaikan studinya dengan kualitas yang sangat baik dan mampu menjadi tauladan-tauladan baru bagi mahasiswanya.  Kalau boleh diibaratkan seperti prinsip pendidikan di Indonesia, yaitu “ing ngarso sung tulodho ing madyo mangun karso, tut wuri handayani”. Seseorang yang mampu menjadi tauladan dan contoh yang baik dalam segala tindakannya, menanamkan sikap kemandirian, bukan mendikte atau harus selalu mengikuti apa yang dikatakannya. Tapi mampu membuka wawasan baru, ide segar untuk bisa membuat mahasiswa berfikir jauh ke depan. Sosok sebagai Eyang, mampu menuntun, berjalan beriringan, memberi, dan terkadang harus menggendong para mahasiswanya untuk mampu berdiri tegak sejajar dengan para seniman/ilmuwan yang lain. Tentunya, contoh yang baik ini perlu kita tiru, tauladani, dan kita tanamkan kepada para civitas akademika FSRD ISI Surakarta.

   Perjalanan panjang Prof. Dr. Dharsono, M.Sn sebagai seorang guru besar sudah banyak menghasilkan beberapa karya lukis, buku, artikel ilmiah, mengajar, membimbing, dan menguji mahasiswa, baik S1, S2, maupun S3. Prof. Dhar dalam perjalanan panjangnya senantiasa mengarahkan pada mahasiswanya untuk menggali seni dan budaya Nusantara sebagai basis kajiannya, sehingga dapat merumuskan konsep-konsep/teori-teori seni tentang estetika Nusantara. Yaitu estetika yang dibangun dari seni-seni budaya dan kearifan lokal Nusantara. Kekayaan seni Nusantara perlu diekplorasi, diteliti, dan dirumuskan untuk melahirkan teori-teori baru tentang seni Nusantara sebagai salah satu bentuk kajian dengan tujuan untuk pelestarian, pengembangan, dan terapannya di masyarakat. Hal inilah yang menjadi daya tarik beliau untuk terus memberikan virus positif tentang estetika Nusantara yang berbasis pada estetika lokal setempat di Nusantara yang sangat unik dan selalu menarik untuk dikaji. Berpijak dari pemikiran tersebut, maka Pameran Virtual Retropeksi 70 Tahun Eyang Dharso ini diselenggarakan. Pameran ini mencoba untuk melacak kembali perjalanan kekaryaan dan keilmuan Eyang Dharso dalam menggali, mengeksplorasi seni dan budaya Nusantara sebagai ruang lingkup kajiannya sekaligus merekam jejak pemikiran tentang estetika Nusantara.

  Pada sisi lain, Prof. Dr. Dharsono, M.Sn juga mempunyai konstribusi penting dalam membesarkan FSRD, karena pernah menjadi tim pendirian prodi-prodi baru di FSRD, seperti Prodi Desain Interior, Film dan Televisi, dan Prodi Seni Rupa Murni. Dalam kiprahnya di institut, Prof. Dharsono pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor III dan Ketua LP2MP3M ISI Surakarta. Sebagai dosen dapat dikatakan menempati posisi yang mantap dan posisi puncak, karena mampu mencapai jabatan akademik tertinggi, yaitu Guru Besar. Mengingat Prof. Dhar ini merupakan satu-satunya Guru Besar di FSRD, maka kami mohon kepada Prof. Dhar untuk tetap bersedia mengajar dan membimbing kami, khususnya di Prodi Seni Rupa Murni FSRD ISI Surakarta.

   Semoga perjalanan panjang Prof. Dhrasono dalam membesarkan FSRD menjadi inspirasi teman-teman dosen, tendik, para mahasiswa, dan alumni. Ada perjumpaan pasti ada perpisahan. Tidak terasa kini saatnya Eyang Dharso memasuki masa purna tugas. Tugas kelembagaan di FSRD ISI Surakarta sudah selesai. Purna tugas bukanlah akhir segalanya, akan tetapi berkarya, berkarir, dan mengabdi masih terbuka luas di masyarakat. Purna tugas adalah anugerah Allah SWT, karena tidak semua PNS bisa meraihnya. Oleh karena itu, perlu disyukuri atas capaian ini.

  Saya selaku Dekan FSRD ISI Surakarta beserta para pimpinan dan segenap civitas akademika memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasinya selama ini. Kami mohon maaf atas kekurangan, ketidaknyamanan, dan kekhilafan dalam kebersamaan selama ini. Kami mohon tetap menjalin tali silaturahmi. Kiranya Prof. Dr. Dharsono, M.Sn beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebahagiaan, dan dimudahkan dalam segala urusannya. Aamiin.

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Surakarta, 1 Agustus 2021

 

 

Dekan FSRD ISI Surakarta

  Dr. Joko Budiwiyanto, M.A